PT Lippo Cikarang Tbk Capai Target Marketing Sales FY25 Rp1,65 Triliun, Pendapatan Tumbuh Signifikan

RUBRIKBEKASI.COM, Cikarang Pusat – PT Lippo Cikarang, Tbk (LPCK) berhasil mencapai target pra-penjualan (marketing sales) tahun buku 2025 sebesar Rp1,65 triliun, atau setara 100 persen dari target yang telah ditetapkan Perseroan.

Direktur Lippo Cikarang, Tbk, Indryanarum menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi indikator kuatnya permintaan pasar terhadap produk residensial Perseroan.

“Kami bersyukur dapat menutup tahun 2025 dengan pencapaian marketing sales sesuai target. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap rumah tapak dan unit komersial di Lippo Cikarang masih sangat solid,” ujar Indryanarum dalam keterangan resminya, Selasa, 3 Maret 2026.

Bacaan Lainnya

Selain mencatatkan pra-penjualan sesuai target, pihaknya juga membukukan pendapatan sebesar Rp4,52 triliun, meningkat signifikan 133 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Menurut Indryanarum, lonjakan pendapatan tersebut terutama berasal dari percepatan serah terima unit.

“Kenaikan pendapatan terutama ditopang oleh serah terima rumah tapak, apartemen, dan unit komersial yang berjalan lebih cepat. Kami fokus memastikan proses pembangunan dan serah terima berjalan tepat waktu,” jelasnya.

Segmen rumah tapak dan apartemen mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 369 persen dibandingkan periode sebelumnya. Sementara itu, segmen pengelolaan kota membukukan pendapatan Rp474,5 miliar. Perseroan juga mencatat laba kotor sebesar Rp783 miliar dengan margin laba kotor 17 persen.

Hingga akhir Desember 2025, pihaknya membukukan EBITDA sebesar Rp381,3 miliar dengan EBITDA margin 8 persen.
Indryanarum menegaskan bahwa pencapaian ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam menjaga efisiensi operasional.

“Di tengah peningkatan aktivitas bisnis, kami tetap disiplin dalam pengelolaan biaya dan efisiensi operasional. EBITDA yang tetap positif menjadi bukti bahwa fundamental operasional kami terjaga dengan baik,” katanya.

Permintaan Residensial Mendominasi
Dari total marketing sales Rp1,65 triliun, rumah tapak berkontribusi 58 persen, unit komersial 38 persen, dan lahan industri 4 persen. Sepanjang FY25, Perseroan mencatat penjualan sebanyak 1.486 unit, didukung peluncuran produk baru seperti The Allegra @Casa De Lago dan Neo Top.

Indryanarum menyebut bahwa minat terhadap hunian di kawasan Lippo Cikarang masih didorong oleh kebutuhan riil masyarakat.

“Produk yang kami kembangkan menyesuaikan kebutuhan pasar, baik untuk end-user maupun pelaku usaha. Kami melihat kebutuhan hunian dan ruang usaha di koridor timur Jakarta masih terus berkembang,” ujarnya.

Ke depan, pihaknya akan tetap fokus pada penyelesaian pembangunan serta menjaga kepercayaan konsumen.

“Prioritas kami adalah menjaga kualitas, menyelesaikan proyek tepat waktu, dan memastikan setiap komitmen kepada konsumen terpenuhi. Kami optimistis dapat melanjutkan kinerja positif ini di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya. (RED)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *