Bupati Bekasi Buka 573 Lowongan Kerja Lewat Job Fair Virtual Batch 3

RUBRIKBEKASI.COM, Cikarang Pusat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi terus berupaya menekan angka pengangguran melalui perluasan akses kesempatan kerja bagi masyarakat. Salah satunya dengan menggelar Job Fair Virtual Kabupaten Bekasi Batch 3 yang menyediakan sebanyak 573 lowongan pekerjaan dari 24 perusahaan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Le Premier Deltamas, Kamis (5/11/2026), dan dihadiri langsung Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran perangkat daerah terkait, perwakilan kawasan industri, serta sejumlah perusahaan.

Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan, pelaksanaan Job Fair Virtual menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam mempertemukan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dengan masyarakat pencari kerja di Kabupaten Bekasi.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, hari ini kita membuka 573 lowongan pekerjaan dari 24 perusahaan. Tadi saya juga langsung secara online menerima para pencari kerja asal Kabupaten Bekasi yang ingin mendapatkan pekerjaan,” ujar Asep.

Menurutnya, Pemkab Bekasi akan terus memperluas kolaborasi dengan perusahaan dan pengelola kawasan industri guna meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui roadshow ke sembilan kawasan industri di Kabupaten Bekasi. Kunjungan tersebut bertujuan menggali potensi lowongan pekerjaan sekaligus mengajak lebih banyak perusahaan terlibat dalam program penempatan tenaga kerja.

“Ini merupakan roadshow saya ke setiap kawasan. Insyaallah minggu depan kita juga akan datang lagi ke kawasan yang lain. Sembilan kawasan akan saya datangi satu per satu,” ungkapnya.

Asep menilai, partisipasi perusahaan dalam kegiatan Job Fair perlu terus ditingkatkan. Sebab, besarnya jumlah perusahaan di kawasan industri Kabupaten Bekasi dinilai memiliki potensi besar untuk membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat.

Ia mencontohkan, di salah satu kawasan industri terdapat ribuan perusahaan, tetapi jumlah perusahaan yang berpartisipasi dalam kegiatan Job Fair masih terbatas. Karena itu, Pemkab Bekasi akan terus mendorong keterlibatan dunia usaha agar peluang kerja yang tersedia semakin luas.

Upaya tersebut dinilai penting mengingat tingkat pengangguran di Kabupaten Bekasi masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Kenapa ini kita lakukan? Karena Kabupaten Bekasi memiliki angka pengangguran yang sangat tinggi, yaitu 8,73 persen. Bahkan, angka tersebut menjadi yang tertinggi di Jawa Barat,” tegasnya.

Melalui Job Fair Virtual Batch 3, Pemkab Bekasi berharap masyarakat semakin mudah memperoleh informasi lowongan pekerjaan secara transparan dan dapat mengakses kesempatan kerja tanpa harus datang langsung ke perusahaan.

Sementara itu, Direktur PT Puradelta Lestari Tbk selaku pengembang Kota Deltamas, Robertus Satriotomo, mengapresiasi inisiatif Pemkab Bekasi dalam menyelenggarakan Job Fair Virtual.

Menurutnya, program tersebut merupakan terobosan inovatif dalam mempertemukan kebutuhan tenaga kerja perusahaan dengan masyarakat pencari kerja. Terlebih, Bupati Bekasi terlibat langsung dalam seluruh rangkaian kegiatan.

“Program ini bagus sekali. Ini terobosan yang luar biasa dari Pak Bupati. Beliau tidak hanya membuka acara, tetapi dari awal sampai selesai ikut terlibat langsung untuk membangkitkan semangat masyarakat Kabupaten Bekasi agar mau memanfaatkan kesempatan kerja yang tersedia,” ujar Robertus.

Ia juga menilai, keterlibatan langsung kepala daerah dalam kegiatan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperluas kesempatan kerja sekaligus memberikan motivasi kepada masyarakat untuk memanfaatkan peluang yang tersedia.

Robertus mengungkapkan, pelaksanaan Job Fair melalui roadshow ke kawasan industri telah menunjukkan hasil positif. Bahkan, dari dua lokasi pelaksanaan, program tersebut disebut mampu membuka sekitar 1.500 hingga 2.000 kesempatan kerja.

“Saya rasa ini inovatif sekali dan sangat menggairahkan. Program ini pasti sukses. Baru dua lokasi saja sudah bisa membuka sekitar 1.500 hingga 2.000 kesempatan kerja,” ungkapnya.

Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak perusahaan di kawasan industri Kabupaten Bekasi sehingga semakin banyak masyarakat lokal mendapatkan kesempatan untuk bekerja.

Pemkab Bekasi pun berkomitmen memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan pengelola kawasan industri agar program penyerapan tenaga kerja dapat berjalan berkelanjutan serta memberikan dampak nyata terhadap penurunan angka pengangguran di Kabupaten Bekasi. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *