RUBRIKBEKASI.COM, Cikarang Selatan – PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) mencatatkan kinerja positif pada kuartal pertama 2026 (1Q26). Perseroan membukukan pra-penjualan (marketing sales) sebesar Rp491 miliar atau meningkat 52 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp323 miliar.
Capaian tersebut telah memenuhi sekitar 29 persen dari target marketing sales tahunan sebesar Rp1,70 triliun, mencerminkan awal tahun yang kuat bagi Perseroan.
Direktur Lippo Cikarang, Indryanarum kinerja pra-penjualan ditopang oleh kontribusi stabil dari segmen rumah tapak, apartemen, dan unit komersial. Selain itu, LPCK terus memperkuat portofolio produk melalui peluncuran proyek baru seperti Neo 5enses Collection untuk menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang.
“Dari sisi pendapatan, Perseroan membukukan Rp760 miliar pada 1Q26. Pendapatan ini didorong oleh tiga segmen utama, yakni penjualan rumah tapak dan apartemen sebesar Rp421 miliar, jasa pengelolaan kota Rp132 miliar, serta unit komersial Rp105 miliar. Ketiga segmen ini berkontribusi sekitar 87 persen terhadap total pendapatan,” ungkapnya.
Lippo Cikarang juga mencatat laba kotor sebesar Rp229 miliar dengan margin laba kotor meningkat menjadi 30 persen, dibandingkan 26 persen pada periode yang sama tahun lalu. Peningkatan ini mencerminkan efisiensi pengelolaan biaya serta strategi produk yang tepat sasaran.
Dari sisi operasional, Perseroan membukukan EBITDA sebesar Rp125 miliar dengan EBITDA margin sebesar 16 persen, menunjukkan efisiensi operasional yang tetap terjaga.
“Secara rinci, pertumbuhan pra-penjualan didorong oleh tingginya minat terhadap produk residensial, khususnya rumah tapak yang menyumbang 83 persen dari total marketing sales,” ujarnya.
Selama periode ini, Perseroan berhasil menjual 541 unit, didukung oleh proyek seperti Neo 5enses Collection, Waterfront Estates, Lippo Cikarang Residence, dan XYZ Livin.
Ia menyampaikan optimisme terhadap prospek industri properti, terutama pada segmen hunian terjangkau dan premium yang dinilai masih memiliki permintaan kuat.
“Pada 1Q26, kami berhasil mencapai 29 persen dari target pra-penjualan setahun, didorong oleh minat tinggi terhadap produk rumah tapak. Kami berkomitmen menjaga kepercayaan konsumen dengan menyelesaikan pembangunan tepat waktu serta memastikan proses serah terima berjalan sesuai jadwal,” pungkasnya. (RED)





